Mencintalah dengan bijak. Tak perlu terlalu berharap terhadap cinta yang dirasa, cukuplah cinta dalam diam.
Mencintalah dengan bijak. Tak perlu terlalu berharap terhadap cinta yang dirasa, cukuplah cinta dalam diam. Berdoalah pada Yang maha kuasa atas segala pilihan terbaik-Nya. Berharap semoga kita akan mendapatkan pilihan yang benar-benar terbaik dan menjadi pendamping dunia dan akhirat. Wallahualam bisawab.
Karena diam nya ku adalah cara mencintai karena-Nya, berharap hal itu lebih memelihara kesucian hati ku dan hati nya. Dan jika memang mencintainya dalam diam itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, maka biarkan ia tetap diam. Jika diam memang bukan milik kita, Allah lah yang akan menghapus ‘cinta dalam diam’ itu dengan memberi rasa yang lebih indah dengan orang yang tepat. Namun seiring berjalannya waktu, biarkan mencintai dalam diam ini menjadi memori tersendiri di sudut hati ini, menjadi rahasia antara kita dengan Sang Pemilik hati, Allah SWT.
Aku ingin mencintainya dalam diam dengan keimanan. Berharap menjadi Fatimah yang tak pernah sekalipun mengungkapkan. dan membawanya menjadi Ali Bin Abi Thalib yang tak pernah sekalipun mengecewakan apalagi menduakan. Menyukai sesuatu karena Allah, mengagumi sesuatu karena Allah, mencintainya hanya karena Allah hingga selalu berharap mendapatkan ridho dari-Nya untuk mu dan untuk ku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar